Print this page
Friday, 07 September 2018 03:59

SEMINAR AKADEMIK PRODI MAGISTER AGROTEKNOLOGI

Surabaya – Pada hari ini (07/09/18), Program Studi Magister Agroteknologi Fakultas Pertanian UPN Veteran Jawa Timur menyelenggarakan seminar akademik bagi tenaga pendidik. Seminar akademik kali ini bertema Diseminasi Pengelolaan Bank Genetik Bidang Pertanian dan Strategi Penulisan untuk Publikasi Ilmiah, sebagai pembicara yaitu Dr. Ir. Ida Retno M., MP dan Dr. Ir. Makhziah, MP.

Dr. Ir. Ida Retno M., MP, dan Dr. Ir. Makhziah, MP, membahas tentang pentingnya keberadaan dan pegelolaan bank gen bagi kemajuan dan kestabilan pasokan benih dan tanaman di bidang pertanian. Sulitnya mendapatkan benih dan tanaman lokal yang ada di Indonesia. Hal ini dikarenakan segenggam varietas yang memiliki sifat genetik seragam telah menggantikan ribuan varietas lokal, mengikis keanekaragaman genetik yang bertahan dalam sistem pangan petani. Mengingat petani tidak bisa lagi menyimpan dan menyeleksi benih dari hasil panennya untuk ditanam di tahun yang akan datang. Bank gen merupakan biorepositori atas materi genetik, suatu fasilitas pengumpulan, pengelolaan dan pelestarian sumber daya genetik (SDG) yang digunakan untuk kepentingan penelitian dan pengembangan, serta untuk menjaga kepunahan sebuah mahluk hidup, tanaman atau tumbuhan.

Indonesia sendiri telah mengembangkan Bank Genetik. BB Biogen merupakan fasilitas bank genetik Bank Gen Balitbangtan, Kementerian Pertanian, yang berlokasi di Bogor. BB Biogen memiliki mandat utama untuk melakukan koleksi dan konservasi sumber daya genetik (SDG) pertanian secara ex-situ, untuk koleksi SDG jangka pendek (short term) dan jangka menengah (medium term). Diharapkan Fakultas Pertanian bisa mengembangkan, menciptakan dan melestarikan plasma nutfah lokal maupun hasil dari persilangan yang telah dilakukan. Terlebih memiliki fasilitas bank genetik sendiri. Sehingga dosen dan mahasiswa dapat melakukan penelitian yang bisa menciptakan varietas baru, tetapi tidak menghilangkan keanekaragaman varietas lokal.

Disamping membahas tentang pengelolaan bank genetik, seminar kali ini juga membahas tentang cara penulisan yang benar dan tepat untuk publikasi ilmiah yang dibawakan oleh Dewi Puspa Arum, S.Pd, M.Pd, selaku dosen bahasa Indonesia. Publikasi ilmiah dalam jurnal bereputasi sudah menjadi kewajiban dan tuntuan dari pemerintah yang harus dipenuhi oleh setiap Dosen. Hal ini sebenarnya sudah sejalan dengan tridharma perguruan tinggi, khususnya unsur penelitian. Kewajiban penelitian dan publikasi ilmiah sudah jadi bagian dari setiap proses kenaikan jabatan fungsional akademik, dan semakin hangat dibahas saat keluarnya Permenristekdikti No. 20 Tahun 2017 tentang Pemberian Tunjangan Profesi Dosen dan Tunjangan Kehormatan Profesor. Bahasan utama dari Permenristekdikti No. 20 Tahun 2017 adalah tentang “Kewajiban Publikasi Ilmiah dalam jurnal internasional bereputasi”. (Sumber: kopertis3.or.id)

Oleh karena itu, setiap tahunnya Program Studi Agroteknologi selalu mengadakan seminar seperti hari ini agar dosen dapat memperdalam kemampuan dosen dalam menulis artikel/jurnal dan mempublikasikan hasil penelitiannya dalam jurnal internasional bereputasi. Karena penelitian yang tidak dipublikasikan akan berakhir di perpustakaan, dan tidak memberikan dampak bagi pengembangan ilmu. Selain itu, mendorong dan meningkatkan jumlah publikasi hasil riset para dosen.

Read 189 times Last modified on Thursday, 25 April 2019 03:31